KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
177. Honorius III (1216-1227)
Honorius lahir di Roma dengan nama kecilnya Cencio dari keluarga Savelli yang berkuasa. Dia ahli dalam hal-hal gerejawi namun kurang dalam hal-hal politis dibanding dengan Innosensius III. Dia pasrah tak berdaya pada persoalan-persoalan dan tak percaya pada tangan Frederikus II yang juga dulu pernah menjadi muridnya. Honorius terpilih menjadi paus pada 24 Juli 1216. Ia memahkotai Frederikus II sebagai raja dengan janji yang telah ia buat kepada Innosensius untuk menyerahkan kerajaan Sisilia kepada keluarga dan mengambil alih pimpinan pada Perang Salib V, Frederikus ingkar janji.
Honorius lebih berdaya guna menangani hal-hal religius dan urusan-urusan gerejawi. Secara khusus ia member perhatian besar pada tata tertib dan aspek-aspek hokum mengenai pemilhan para uskup dengan mempertahankan ritus-ritus dan peraturan-peraturannya. Ia memerintahkan agar para imam sungguh-sungguh dipersiapkan dengan baik. Ia juga secara definitive menyetujui anggaran dasar dari dua ordo baru yaitu Fransiskan dan Dominikan serta meneguhkan anggaran dasar Karmelit. Dia banyak menulis karya tulis, diantaranya ialah kehidupan Gregorius VII. Honorius wafat pada 18 Maret 1227 pada usia lanjut dan dimakamkan di gereja Santa Maria Maggiore.
|